“Life is like photography. You need the negatives to develop.” - Unknown

Sunday, 12 September 2021

berpola

gaung pekik putus asa yang menerungku
di dalam ruang sukma, sudah berapa lama?

bertubi jerit lara dipaksa redam, terbelenggu
di dalam rongga sanubari, sudah berapa kali?

dalam sembahyang, sembari mendoa, bertanya
pada garis pasrah yang melenggang sementara

akan dalam berapa waktu kembali sedia kala

seumpama getir menelan angan tiap petang
sekira derita memalung jiwa saban terang
semisal guram melulu meredupkan pandang

akan dalam berapa waktu kembali sedia kala

sekali dua mereda, tertampung tabung suka cita
sayang tak bertahan panjang, seperti 
menghitung mundur tempo-
tempo semakin nyata dan nyaring, 

tunggu.

kemudian, 

berulang. 

masa kembali berpola, tergambar membola
apabila kejatuhan dan rapuh adalah lumrah
maka sehari-hari menyantap lemah 
dan
melahap payah
biasa menjadi bagian sarapan dan makan malam
_____________________________________________

semasih usia bersambung, biarkan tegar
agar sakit lekas direlakan dan sudi dibebaskan

jika baik-baik disimpan, tak tahu kapan
akan merampak, mencabik dengan langgan
selagi tenteram dapat digenggam

kuat-kuatlah bertahan

kembalilah dalam damai.
kembalilah dalam damai.


No comments:

Post a Comment