“Life is like photography. You need the negatives to develop.” - Unknown

Friday, 6 June 2014

the power of 'words'.

Jika kelak aku dewasa, aku ingin menjadi sepertinya..
Memaparkan kata demi kata yang dirangkai menjadi paduan utuh yang dapat memberikan gambaran brilian melalui tegangan imaji bervoltase tinggi.
Aku ingin menjadi sepertinya..
Yang memberikan kekuatan magis pada tiap gambaran yang beliau salurkan hanya dengan serangkaian kalimat, dan membuat seluruh bulu kuduk terpenjat, terkejut.
Ya, aku ingin sepertinya..
Yang menyatukan gandengan kalimat menjadi suatu paragraf yang tidak kalah mencengangkan, menyetrum jantung dan ulu hati, yang awal dirasa madu, hingga merangkap dan meringkas kejadian dan hal hal pilu. Kelu.
Ah, ya.. Lembaran demi lembaran beliau isi dengan beratus huruf, beribu imaji, dan beratus ribu pemikiran yang berkecimpung di dalam otaknya. Beliau bumbui hal menakjubkan yang selalu terasa pekat dalam tiap kata yang beliau ketik dengan jemari seninya. Lembaran lembaran itu dijadikannya mozaik. Cerita, pengalaman, peristiwa hidup. Warna, dan rasa ada di setiap penggalan pengalaman yang beliau lewati, tempuh, lampaui, dan beliau alami. Dengan seluruh hati beliau tuliskan rangkaian kata indah yang aku yakini tiap detiknya selalu ada saja kata ajaib yang mengantre untuk dipampang di atas benda tipis melalui perantara tinta hitam. Begitu ajaibnya beliau menyalurkan gambarannya melalui kata pada setiap orang yang memandang, membaca hingga mengubah raut wajah ditiap babaknya, dan ikut menjelajahi imaji yang tak terhitung berapa luas, tak terkira berapa besar, tak terbayangkan pula di mana ujung dari ujung yang mana.
Ya.. Mulia kata katanya, mampu menggenggam tiap peristiwa, menggambarkan tiap kejadian, memperkuat situasi, kondisi, dan gambaran isi hati.
Kata kata adalah hal yang menakjubkan. Sungguh menakjubkan!
Jika kelak aku dewasa, aku ingin menjadi sepertinya..
"Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang." - Seno Gumira Ajidarma



Wednesday, 28 May 2014

Kenapa?

"Kenapa ya, rambut mereka lebih indah? Bisa terurai begitu saja hanya dengan sisiran jemari panjangnya. Kenapa ya, badan mereka bisa ideal walau mereka memakan apa saja yang mereka mau? Badan bisa terjaga walau ia tidak terlalu tertarik dalam hal olah raga? Dan tetap tetap walau sepertinya ia tak mempedulikan berapa berat badannya? Kenapa ya mata mereka bisa sempurna? Bisa memancarkan sesuatu yang kuat, dan mampu menyorot tajam seakan apa yang ia gambarkan dalam pikirannya mampu menghasut banyak orang. Kenapa seakan akan tubuhku adalah tubuh yang paling tidak ideal? Seakan mataku tak bisa memancarkan hal menakjubkan? Seakan rambutku adalah rambut yang tidak terrawat tak seperti kawan kawanku lainnya? Kenapa aku?", aku mengeluhkan seraya aku memandangi diriku di depan cermin, aku mengomentari setiap inci tubuhku. "Kenapa mereka bisa cantik? Kenapa mereka begitu sempurna secara fisik?", aku masih terus mencela tubuhku. "Kenapa aku?", keluhku untuk yang kesekian kalinya.


"Ayah, kenapa teman temanku terlihat cantik, sedangkan aku biasa biasa saja?"
"Cantikmu dan cantiknya mereka berbeda, nak"
"Bagaimana bisa?"
"Kamu tahu sendiri, kan, mereka merawat dirinya dengan mendatangi salon dan memoles wajah mereka dengan make-up?"
"Iya sih, Yah."
"Coba, mulai sekarang jangan bandingkan kamu dengan teman temanmu. Banyak orang di dunia ini yang tak seberuntung kamu. Yang terserang kanker, rambutnya rontok karena panasnya saat dikemoterapi, tapi kamu masih punya rambut yang merupakan mahkota indahmu. Di bagian dunia lain, masih banyak anak anak tak beruntung karena tak bisa makan. Jangankan bagian dunia lain, di Indonesia pun masih banyak sekali, tapi kamu masih bisa makan tiga kali sehari, bahkan lebih. Dan banyak orang di dunia ini yang menderita penyakit mata, seperti katarak, kebutaan, atau buta warna dan banyak lagi, tetapi kamu masih bisa melihat dengan jelas, bahkan tanpa bantuan kaca mata atau soft lens sekalipun. Bersyukur karena kamu masih diberi nafas. Bersyukur lah nak, jangan selalu melihat apa yang tak kamu miliki, coba hitung apa yang sudah kamu miliki yang telah Tuhan berikan padamu? Ayah yakin, pasti tak terhitung jumlahnya. Tuhan telah memberimu apa yang kamu butuhkan. Terapkan padamu, bahwa Tuhan sangat menyayangimu, dan apa yang Dia beri adalah yang terbaik."

Gambar gambar orang tak seberuntung diriku terlukiskan dalam imajiku. Ya, aku sungguh beruntung. Mereka tak memperdulikan bagaimana fisik dan seberapa cantik mereka, yang ada di pikirannya hanyalah bagaimana mereka tetap hidup di hari esok.

"Iya, Yah, aku mengerti sekarang. Mungkin saja teman temanku yang cantik secara fisik itu tidak memiliki ayah yang seperti Ayah. Perhatian, sabar, dan merupakan pahlawan yang tangguh dan kuat, selain itu Ayah juga ayah yang tabah dan sangat bijaksana."

Ayah langsung memelukku. Kurasakan kehangatan yang seketika menyelimuti, kurasakan bibirnya menyentuh pipiku, kurasakan sayangnya menjulur dan merekat pada pembuluh darahku. Ya, aku sangat beruntung.

"Be thankful for what you have, you'll end up having more. If you concentrate on what you don't have, you will never, ever have enough." -Oprah Winfrey




Monday, 26 May 2014

Mimpi

Aku ingin menjadi dokter! aaaah, tidak, terlalu banyak yang menginginkan untuk menjadi dokter. Hmmm, aku ingin menjadi seorang astronaut saja, sepertinya menantang! aaah, tapi apa bisa aku keluar angkasa dan melihat betapa besar dan indahnya ciptaan Tuhan? Kurasa, aku masih harus mengendalikan ketakutanku. Aku ingin menjadi photographer! Sepertinya itu merupakan profesi yang bisa mendapatkan gambaran jiwa yang murni dari setiap pancaran mata. Aaah tidak, aku tidak berbakat dalam hal itu. Atau, menjadi penulis? Penulis profesional yang dihargai karena kalimat yang terdiri atas kata kata penggetar jiwa, gambaran imaji yang indah dan menakjubkan, dan bisa menyampaikan pesan tersirat maupun tersurat. Hanya bermodalkan kertas, tinta, dan pikiran, kemudian semua bisa berkembang begitu saja menjadikan kertas kertas tipis bergabung menjadi satu: buku. Penulis menjadikan mozaik mozaik kecil bersatu, dari tiap bab dalam buku yang terdiri atas bermacam peristiwa, dari tiap paragraf yang menggambarkan pikiran dan segala tindakan tokoh. Penulis... tidak buruk, siapapun juga bisa menjadi penulis, hanya dengan kata kata saja ia bisa melukiskan gambaran magis.

" Yah, ayah dulu mau jadi apa pas sebesar aku?"
"Dari kecil, ayah tetep maunya jadi dokter, gak ada yang lain."
"Kok bisa sekarang ayah jadi geologist?"
"Semuanya sudah diatur, tapi dulu, ayah sudah berjuang keras untuk menggapai cita cita ayah itu. Tapi kamu tau? Yang terpenting dalam prosesmu untuk emnggapai cita cita adalah tetap menjadi pribadimu sendiri, dan tetap memegang teguh kejujuran, bertanggungjawab, pantang menyerah, berfikir positif, dan yang terpenting adalah selalu bersyukur kepada Tuhan, Yang Maha Esa."

Ayahku selalu mengingatkanku dan berpesan, bahwa semua di dunia ini tidaklah mudah, semua pasti melewati hari hari yang buruk untuk menuju hari hari yang indah, sama seperti perumpamaan seekor burung kecil yang masih rentan. Ia terlebih dahulu melihat contoh induknya cara terbang, kemudian belajar mengembangkan sayapnya seraya belajar mengepakkannya, kemudian ia kumpulkan keberanian untuk terbang, ia terjatuh, ia ketakutan, tapi ia tepiskan semua hal negatif di pikirannya untuk bisa terbang, hingga akhirnya, ia bisa menjelajahi langit, tapi terbang bukanlah tujuan akhir hidupnya, ia masih harus melewati badai yang sewaktu waktu bisa menerjang, ia berimigrasi bila  harus, ia masih harus mencari makan untuk mempertahankan hidup, tapi burung akan selalu mengikuti naluri alamiahnya untuk sekedar mempertahankan hidupnya, dan akallah yang membedakan burung dengan manusia. Semua manusia pasti mempunyai ambisi untuk sukses dikemudian hari, maka itu semua orang pasti punya mimpi, dan mimpi tidak pernah pandang bulu. But what make a person a winner is his action. Tidak hanya berangan angan. Resep sukses ayahku sederhana, walau butuh waktu untuk membangun: jujur, bertanggungjawab, pantang menyerah, stay positive, terus bersyukur.

(just like a bird) In order to succeed, your desire for success should be greater then you fear of failure -Bill Cosby

Kenangan Kita, Kawan.

Kawan, tiga tahun ternya terasa begitu cepat, dengan segala suka duka yang telah kita lewati, dan sekarang kita yang tengah mengenang segala kenangan. Mungkin memang kata kataku terlalu monoton, tapi itulah adanya, kita solid dengan dukungan berbagai peristiwa. Kawan, jika saja tiap tingkah kita terrekam, dan terrangkum menjadi sebuah video, akan kuputar dan ingat kembali tiap detail dari putaran yang terus bergulir tiap detiknya. Kalian memberi warna dalam hidup, memberikan memori indah, memberi makna perteman dan pelajaran hidup. Aura kebahagiaan itu selalu terpancarkan dengan seulas senyummu kawan, dengan pancaran mata yang berbinar binar, dan teriakkan.

Kita yang semula ber-30 hingga akhirnya menjadi ber-29 melewati tiap harinya dalam satu ruangan, yang tanpa kita sadari pula, kita menghirup dan menghembuskan udara bersama. Ingat saat lomba yang mengharuskan anggota kelas mengikuti tanpa ada yang terlewatkan? Ingat saat kita berdiskusi, hingga petang datang dan kebingungan mencari transportasi untuk pulang? Ingat saat berdebatan berlangsung, dan beberapa dari kita mencoba menetralkan suasana? Ingat saat kita saling berbagi keluh kesah hati tentang asmara, dan bagaimana kita saling menguatkan dan membuat kepingan hati yang pecah menjadi satu kembali? Ingat tetesan air mata kita saat kita saling meminta maaf dan saling mendoakan? Ingat saat kita mengucap ikrar untuk saling melindungi, dan tak menyakiti? Ingat saat minggu demi minggu kita isi dengan perjuangan, dengan keringat? ingat saat waktu ujian telah usai dan kita berbahagia bersama? Ingatkah kalian? Semua begitu berharga, begitu sayang bila dibuang, walau sebutannya hanya kenangan.

Kita, yang bermula malu malu dan berhujung memalukan (terkadang), akan tetap menjadi saudara Bryffindor, yang nano nano yang penuh dengan bermacam rasa, menjadi rexona yang selalu setia setiap saat pada sesama anggotanya. Kini, masih masing dari kita akan melanjutkan sekolah yang tingkatnya lebih tinggi, dan mulai menambah angan dan gambaran akan kesuksesan yang akan kita capai dewasa nanti, kita akan menempuh perjalanan yang semakin berat. Karena apa gunanya hidup jika kita tak bisa bermimpi? Aku bersyukur bertemu dengan kalian, sahabatku, aku bersyukur dengan kejadian kejadian yang telah kita lewati, aku bersyukur Tuhan telah mempersatukan kita. Sobat, teruslah rangkai mimpimu, tapi jangan sekedar bermimpi, berusahalah menggapainya dengan semangatmu. Sobat, kenanglah tiap hari hari kita, karena semua yang telah berlalu tak bisa kita putar kembali. Sungguh, aku akan merindukan kalian. Bryffindor.

God's dream is that you and I and all of us will realize that we are family, that we are made for togetherness, for goodness, and for compassion. -Desmond Tutu


Monday, 17 June 2013

Everything Has Changed

[Taylor Swift]
All I knew is the morning when I woke
Is I know something now, know something now I didn't before
And all I've seen since eighteen hours ago
Is green eyes and freckles in your smile
In the back of my mind making me feel like

I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you know you know you

'Cause all I know is we said "Hello"
And your eyes look like coming home
All I know is a simple name
Everything has changed
All I know is you held the door
You'll be mine and I'll be yours
All I know since yesterday is everything has changed

[Ed Sheeran]
And all my walls stood tall painted blue
And I'll take them down, take them down and open up the door for you
[Taylor Swift]
And all I feel in my stomach is butterflies
The beautiful kind, making up for lost time,
Taking flight, making me feel like

I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you know you know you

'Cause all I know is we said "Hello"
And your eyes look like coming home
All I know is a simple name
Everything has changed
All I know is you held the door
You'll be mine and I'll be yours
All I know since yesterday is everything has changed

Come back and tell me why
I'm feeling like I've missed you all this time, oh, oh, oh
And meet me there tonight
And let me know that it's not all in my mind

[Taylor Swift]
I just wanna know you better know you better know you better now
I just wanna know you know you know you

[Both]
'Cause all I know is we said "Hello"
And your eyes look like coming home
All I know is a simple name
Everything has changed
All I know is you held the door
You'll be mine and I'll be yours
All I know since yesterday is everything has changed

All I know is we said "Hello"
So dust off your highest hopes
All I know is pouring rain and everything has changed
All I know is the new found grace
All my days I know your face
All I know since yesterday is everything has changed

Saturday, 27 April 2013

Life Loves You

just remember, life loves you.
let your mind focus about the people who let you get up when youre down, and the one who'll loves you no matter what you do, even in your worst condition. problems in life never get apart from you, but it gives you lessons, and make you even stronger.
many people who come and go from your life. God knows who's the best and who aren't.
be strong, be grateful, cheer up. let people judge you, let people talk behind your back. because the one who did are lower than you, they want something special from you that they can never had. everything in this world are possible, if we keep believing what we're doing. everything happens for a reason, it might be special in other time. keep the good memories, make the bad ones a lesson. don't keep your mind on the past, because we can't change it. look further, we have future. make your life special, you only live once dude. turn the music loud, forget about the things that make you sad, every little thing is gonna be alright. Trust God:)

Friday, 8 February 2013

Memorable Memory

ingatkah kalian pada masa bahagia kita? bercanda penuh tawa bersama. ingatkah kalian pada masa duka kita? curhat, menangis, pelukan, motivasi, senyum semua kita bagi.
namun ini hidup, tak ada yang selamanya. kita dipertemukan, kita dipisahkan semua dengan alasan.
taukah seberapa berat rasanya mengetahui itu? namun memang semua tak bisa dihindari, kita semua memiliki mimpi. akan selalu ku ingat dan ku pakai hangatnya pelukan kalian dalam suka dukaku, yang serasa lepas semua beban namun kita menanggung bersama. akan selalu ku ingat semua kata motivasi mu. akan ku ingat semua perkataan indah, dimana kita berjanji akan selalu bersama menghadapi berbagai macam badai yang menimpa. akan selalu ku ingat kalian yang tidak pernah meninggalkanku saat semua berlari. takku sadari, dari setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun kalian berada bersamaku, kalian ada untuku, hingga pada saat ini. karena persahabatan yang selamanya tak pernah direncanakan oleh kita sebelumnya, persahabatan yang langgeng telah direncanakan oleh Tuhan. karena Tuhan adil, dalam masalah yg menghantui kita, diberiNya malaikat yang bisa membantu.
andai waktu dapat ku ulang, akan ku rekam semua kejadian yang kita alami. mulai dari senyum pertemuan, masalah, tangis, canda tawa, peluk, dan akan ku simpan, bukan hanya di memori sementaraku, namun di dalam hati dan menjadi salah satu bagian favorit dari buku hidupku.