Adalah binar matanya yang selalu membuatku diselimuti kenyamanan. Seakan waktu pun ikut terhenti, mempersilakan aku dan dia bertatapan untuk beberapa detik- saling jatuh cinta dengan kesempurnaan ciptaanNya- saling berkomunikasi tanpa suara, kami terhipnotis hanya dengan sorot mata.
Kurasakan panah amor yang terluncur dari busur Cupid mulai menghunjam. Membuat suasana sunyi yang menentramkan dipenuhi bulir-bulir roman. Teramat indah... indah bukan buatan!
Senyumnya perlahan mengembang- terlukis manis di wajahnya. Melelehkan segenap jiwa, memberikan sentuhan kebahagiaan. Tanpa ada mantra yang terucap, setruman aura magisnya menyengat sukma. Jantungku berdegub tak karuan! Wajahku merah padam!
Kami terbangun dari lamunan-enam-detik. Mencoba tetap tenang sembari menata irama jantung. Ia berpamitan hendak pulang, berjalan sambil berucap salam.
Ternyata Cupid tengah tersenyum di ujung koridor. Terbang berlalu, mencari pasangan yang tengah kasmaran.
[#FiksiLaguku - @KampusFiksi - 123 words - Temanggung, 19 Januari 2015]
Ditemani iringan lagu Love Me Like You Do - Ellie Goulding
[#FiksiLaguku - @KampusFiksi - 123 words - Temanggung, 19 Januari 2015]
Ditemani iringan lagu Love Me Like You Do - Ellie Goulding
No comments:
Post a Comment